Habib Umar Bin Hafidz: Pesan Nabi Jaga Kerukunan Umat Beragama & Beda Agama

PAMEKASAN – Ulama kharismatik dan mendunia asal Hadramaut Yaman mengingatkan kepada seluruh umat Islam di Indonesia akan bahayanya ancaman fitnah akhir-akhir ini yang mulai menyebar luas di jejaring soal, dan ancamannya terhadap kerukunan umat Islam.

Baca: Habib Umar Bin Hafidz: Dakwah Nabi Muhammad Tak Pernah Melaknat dan Mencaci

HABIB UMAR BIN HAFIDZ DALAM KESEMPATAN ITU, MENJELASKAN, BAHWA NABI MUHAMMAD SAW ADALAH UMAT PILIHAN MAMPU MENJAGA KERUKUNAN ANTARUMAT BERAGAMA DAN UMAT YANG BERBEDA AGAMA.

“Fitnah merupakan akar perpecahan umat dan sebagai umat Islam, kita harus mewaspadai bahaya fitnah ini,” ujarnya, saat menyampai ceramah di Pondok Pesantren Banyuanyar Al-Hamidy, Pamekasan, Jawa Timur, Senin.

Dalam kesempatan itu, “Habib Umar” sapaan karib Umar bin Hafid itu juga berpesan agar umat Islam di Indonesia tidak mudah terpecah belah serta waspada dengan ancaman jenis ancaman yang berpotensi memecah belah persatuan umat Islam.

Baca: Habib Lutfi bin Yahya: Isu Syiah Dihembuskan Untuk Jauhkan Umat Islam Mencintai Keluarga Nabi

“Mari kita jaga persaudaraan sesama Islam,” ucap dia.

Menurut dia, Indonesia sebenarnya merupakan negara kuat, dan memiliki toleransi tinggi. Kerukunan umat beragama tercipta dengan baik, dan kondisi tersebut perlu dijaga.

Habib Umar bin Hafidz dalam kesempatan itu, menjelaskan, bahwa Nabi Muhammad SAW adalah umat pilihan mampu menjaga kerukunan antarumat beragama dan umat yang berbeda agama.

“Kita ikuti semua ilmu dan kebiasaan Rasulullah serta sahabat,” ujarnya.

Sebelum mengakhiri ceramah bertema “Masalah Kekinian, Tantangan dan Pemecahannya” itu, ulama asal Hadramaut Yaman ini, memimpin doa dan memohon kepada Allah SWT agar umat Islam tetap bersatu padu dalam memperjuangkan ajaran nilai-nilai Islam.

Ia juga mendoakan umat Islam dan Bangsa Indonesia terbebas dari berbagai bentuk fitnah dan berbagai jenis bencana alam yang berpotensi membayakan masyarakat Indonesia.

Baca: Kau Syiah kan Ulama Sunni, Kau Sunni kan Ulama Wahabi

Sarasehan bertema “Masalah Kekinian, Tantangan dan Pemecahannya” dengan pembicara tunggal Umar bin Hafidz itu mulai pukul Pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Selanjutnya Habib Umar bersama rombongan kembali menuju Helipad di Lapangan Kompi 516 Branjangan Pamekasan, dan ia melanjutkan “rihlah” dakwah ke negara Malaysia.

Baca: Syaikh Al-Azhar Beberkan Sejarah Tragedi Wahabi Saudi Bantai 30 ribu Jamaah Haji: Video

Selain pengamanan dari Polri dan TNI, acara itu juga mendapatkan pengamanan ketat dari para santri dengan mengenakan pakaian khas Madura, yakni baju dan celana pesak yang merupakan pakaian tradisional rakyat Madura. (SFA)

Sumber: AntaraNews Jatim