Nusantara; Perpaduan antara Arab, Tionghoa dan Jawa

Itulah Indonesia dan Itulah Nusantara.

Seperti yg kita ketahui bawa Sunan Ampel (Raden Rohmatullah) ibunya adalah dari Champa (Tionghoa), akan tetapi ayahnya adalah keturunan dari Sayyina Ali bin Abi Thalib radhiyallah anhu wa karramallahu wajhahu dari anak cucu keturunan Alimam Alwi Ammul Faqih Muqaddam yg putranya bernama Sayyid Amir ‘Abdul Malik Al-Muhajir Nasraabad, India, yg berputera Sayyid Abdullah Al-’Azhomatu Khan, dan berputera lagi Sayyid Ahmad Shah Jalal, dimana mereka itu adalah keluarga dari para saadah alawiyyin dan aali ba’alwi, yg berarti ibnu atau putera dari Sayidah Fatimah Azzahra bintu Rasulillah Saw.
(simak tawassulan yg dibaca alallamah addai ilallah Alhabib Umar bin Hafidz bin Syeh Abubakar dari Tarim Yaman ketika ziarah ke makam Sunan Ampel Kemarin). Isteri Sunan Ampel yg nanti menurunkan Sunan Bonang dan Sunan Drajat adalah puteri Adapati Tuban.

Raden Fattah dari jalur ibu itu keturunan Tionghoa (puteri Champa), tapi dari jalur ayah itu putera Bre Wurabumi ( Prabu Brawajiya ke V). Jadi para wali itu perpaduan antara Arab, Tionghoa dan Jawa.

Dan itulah Indonesia.

itulah Nusantara.

(igalanu/suaraislam)